Laboratorium Hewan Konservasi memliki dua kegiatan utama, yaitu penangkaran semi alami monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di Pulau Tinjil, Banten dan penangkaran eks-situ owa jawa (Hylobates moloch), tarsius (Tarsius spectrum and T. bancanus), dan kukang (Nycticebus coucang) di Fasilitas Penangkaran PSSP LPPM-IPB, Lodaya, Bogor. Selain dimanfaatkan untuk kegiatan penangkaran, P. Tinjil digunakan pula sebagai tempat untuk melakukan penelitian dan pelatihan bagi mahasiswa dan peneliti dari dalam dan luar negeri. Pelatihan Primate Conservation Biology diselenggarakan secara rutin sejak tahun 1991 melalui kerjasama dengan Divisi Program Internasional, Washington National Primate Research Center, University of Washington, USA. Mulai tahun 2004, kegiatan penyuluhan pendidikan (outreach education program) bagi siswa sekolah dasar di sekitar Transit Baseceamp IPB, Muara Binuangen, Banten diintegrasikan ke dalam kegiatan pelatihan tersebut